Mudah Berkarya dengan Konsep IDEA

 

Mudah Berkarya dengan Konsep IDEA

Ditulis oleh : Himmatul Ahsana

Himmaahsana4830@gmail.com

 

Sebagai generasi muda, besar kesempatan kita untuk membuat karya. Mulai dari karya tulis, hingga karya seni rupa. Dinilai besar kesempatannya, karena pada masa muda kita dapat melakukan berbagai produktifitas. Apalagi seiring dengan berkembangnya zaman, semakin banyak kesempatan untuk berkarya, contohnya seperti dalam dunia digital. Maka, sangat disayangkan jika di masa muda kita tidak membuat karya. Karena tentunya dalam berkarya, akan banyak kebermanfaatan yang dapat diambil bagi diri sendiri maupun khalayak ramai.

Namun di dalam membuat sebuah karya, tidak jarang kita menemukan berbagai hambatan. Hambatan yang sering kali dikeluhkan oleh sebagian orang yang ingin memulai membuat karya adalah mengenai ide. Ide adalah sebuah hal yang mahal. Karena dengan idelah sebuah karya dapat tercipta. Ide merupakan tahap dasar dan tahap yang terpenting dalam pembuatan sebuah karya. Dengan ide yang bagus, sebuah karya akan mudah dikembangkan. Namun, ide adalah hal yang tidak semua orang mudah dapatkan. Maka dari itu, banyak orang yang berhenti berkarya di tengah jalan karena kehilangan ide. Tidak tahu ide apalagi yang bagus dan bernilai tinggi.

Bahkan di perusahaan-perusahaan besar, dibutuhkan tim khusus untuk membuat sebuah ide. Ide disini cakupannya luas, bisa ide bisnis, ide acara, ide konten dan lain-lain. Biasanya tim yang berfungsi sebagai otak perencanaan adalah tim kreatif. Disitulah berbagai ide dituangkan untuk menghasilkan suatu maha karya yang luar biasa. Maka dari itu, ide adalah poin yang sangat penting dalam membuat karya, dalam bentuk apapun.

Dalam menentukan ide gagasan, ada beberapa cara untuk memudahkanya. Yakni dengan konsep IDEA (interest, exercise, diverse, dan agile and accept) :

1.     Interest

Dalam menentukan sebuah ide, maka diperlukan kecenderungan terhadap suatu hal. Biasanya jika kita sudah tertarik terhadap sesuatu, maka akan dengan mudah menemukan ide. Ketertarikan ini bisa datang dari mana saja. Mungkin dari hobi kita, atau lingkungan di sekitar kita. Hal-hal kecil yang dapat menarik rasa ketertarikan kita biasanya setelah kita mendengarkan music, membaca buku, atau menonton sebuah video. Jika kita tertarik, maka kita akan dapat mengulik lebih dalam mengenai hal tersebut sehingga dapat memunculkan berbagai ide.

2.      Diverse

Diverse disini berarti, melihat segala sesuatu dengan sudut pandang yang berbeda. Dengan sudut pandang dan pemikiran yang terbuka terhadap suatu hal, kita akan menemukan hal-hal yang semula tidak terlihat karena kita tidak terbuka pada suatu hal. Kita harus dapat melihat peluang dari sudut lain dari suatu hal. Dengan ini, akan muncul gagasan baru yang tercipta sendiri dari sudut pandang kita.

3.      Exercise

Kunci dari semakin mudahnya kita menemukan ide adalah dengan berlatih. Dengan semakin banyak berlatih untuk membuat karya, makan semakin kaya juga ide yang akan kita dapatkan nantinya. Karena terkadang kita perlu memulai dulu lalu menemukan ide setelahnya.

4.      Agile and Accept

Yang dimaksud agile and accept adalah ketangkasan dan kelincahan. Karena dengan kita semakin tangkas dan lincah saat mengeksekusi suatu hal, maka kita akan lebih mudah brain storming ide yang kita dapat.

Dalam membuat karya, kita harus berani untuk memulai terlebih dahulu. Karena jika kita terlalu banyak berfikir tanpa memulai, semua rancangan ide kita hanya akan menguap di kepala. Ide kita hanya akan diam di tempat tidak mengalami perkembangan. Yang terpenting adalah, mulai aja dulu.

 

 

Komentar

Postingan Populer